Hot!

Bercinta Saat Hamil, Siapa Takut!

Bercinta Saat HamilKEGIATAN bercinta pasangan suami istri saat istri hamil tua dengan kondisi perut yang membesar sering berbeda dari sebelumnya. Hal ini terjadi karena timbulnya perasaan takut yang sebenarnya tak beralasan.

Menurut Dr Botefilia, SpOG, Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari RSIA Tambak, kekhawatiran itu sebenarnya terjadi karena perasaan tidak nyaman terhadap kondisi perut sang istri yang membesar.

"Kebanyakan perasaan tidak nyaman itu hadir karena kondisi perut istri yang sudah membesar. Hal ini dapat memengaruhi psikologis pasutri, sehingga membuat mereka enggan berhubungan badan. Padahal sang buah hati aman berada di dalam rahim yang berlapis-lapis,"

Ditambahkan lagi, hubungan seksual saat hamil tetap boleh dilakukan. Tetapi dalam pelaksanaannya harus berhati-hati, terutama untuk mereka yang kehamilannya bermasalah.

"Berhubungan intim saat istri hamil itu boleh dilakukan, karena tidak akan menyakiti janin. Tapi bila plasenta menutupi jalannya rahim, atau adanya kontraksi yang terjadi berkepanjangan, maka dapat menimbulkan perdarahan. Wanita hamil dengan kondisi begitu disarankan untuk tidak melakukan hubungan badan, karena di dalam sperma terdapat prostaglandin, yakni hormon yang bisa menimbulkan kontraksi,"

Saat usia kehamilan mendekati waktu melahirkan, umumnya dorongan seksual istri akan hilang. Pasalnya, saat itu sudah mulai timbul rasa sakit di rahim, serta semakin besarnya beban yang dipikul karena kehamilan yang semakin besar.

Lebih lanjut dokter lulusan Universitas Indonesia ini menyarankan, kondisi tersebut harus segera diatasi. Sebab berhubungan seks pada usia kehamilan tua justru akan mempermudah proses kelahiran.

Di mana pada saat itu terjadi kekejangan pada otot rahim, sehingga membantu proses pembukaan yang dapat mempermudah terjadinya persalinan alami. Namun untuk pelaksanaannya tidak dapat dipastikan berapa kali.

Kendati bercinta boleh dilakukan untuk mereka yang tengah berbadan dua, namun perlu mengatur posisi yang tepat. Apalagi bila wanita sedang dalam kondisi hamil tua. Perut yang semakin membuncit tentu tak bisa lagi memberi keleluasaan bagi wanita untuk melakukan hubungan seksual dalam berbagai posisi.

Menurut dokter yang juga praktek di RS Persahabatan itu, dalam keadaan hamil besar, sebaiknya hubungan dilakukan dengan pria pada posisi di belakang wanita. Hubungan intim dilakukan sambil berbaring miring menghadap satu arah. Selain bisa mengurangi ketidaknyamanan pada wanita, posisi ini juga bisa mengurangi tekanan pada dinding rahim.

Selain itu, posisi lain sah-sah saja dicoba. Salah satunya ialah posisi wanita di atas (women on top) tapi hindari penetrasi yang dalam. Dapat juga dengan posisi pria duduk di kursi atau tempat tidur dan wanita berada di atasnya. Atau wanita dalam posisi lutut-siku (menungging), dengan penetrasi yang dilakukan pria dari belakang.

Namun, sebelum bereksperimen dengan seluruh posisi itu, ada baiknya Anda dan pasangan jangan memaksakan diri melakukannya. Karena keinginan untuk mendapat kepuasan bercinta, justru dapat menimbulkan masalah. Jadi, selamat mencoba

0 comments:

Posting Komentar